domino online

Bus Rombongan Tim Hoki Es Tabrak Truk 14 Orang Tewas

Kecelakaan maut terjadi antara sebuah truk yang bertabrakan dengan bus di jalan raya pedesaan di Provinsi Saskatchewan, Kanada, Jumat (6/4/2018).

Setidaknya 14 penumpang bus tewas di lokasi kejadian. Bus nahas yang terlibat kecelakaan tersebut merupakan bus yang membawa tim hoki es Humboldt Broncos.

Bus membawa 28 penumpang, termasuk sopir bus, pemain dan ofisial tim.

Menurut laporan kepolisian, insiden kecelakaan terjadi sekitar pukul 17.00 waktu setempat di 35 kilometer utara kota Tisdale. Bus tersebut sedang dalam perjalanan membawa tim hoki es itu ke pertandingan dalam rangka Liga Hoki Junior Saskatchewan melawan tim Nipawin Hawks.

Akibat kecelakaan, sebanyak 14 penumpang dikabarkan telah meninggal dunia, sementara 14 orang lainnya segera dilarikan ke rumah sakit. Tiga orang di antaranya dalam kondisi kritis.

“Ini kecelakaan yang parah antara sebuah truk trailer dengan bus,” kata Inspektur Polisi Ted Monro dari kepolisian Royal Kanadian Mounted.

Tidak dijelaskan detail mengenaik para korban, namun berdasar data pemain, anggota tim hoki junior tersebut berusia antara 16-21 tahun.

Ucapan belasungkawa turut disampaikan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau melalui akun Twitter resminya.

Demikian dikutip dari BBC. “Saya tidak bisa membayangkan kesedihan yang dirasakan para orang tua korban.

Saya turut berduka kepada semua pihak yang terdampak tragedi,” tulis perdana menteri. Ketua tim Broncos, Kevin Garinger masih terkejut dengan kabar kecelakaan yang menimpa timnya, yang menewaskan sebagian besar anggotanya.

“Keluarga tim Broncos sangat terkejut dan kami mencoba bertahan atas kehilangan yang luar biasa ini,” kata Garinger dalam pernyataan resmi.

Duka turut dirasakan dunia hoki es Kanada, tak terkecuali tim yang seharusnya menjadi lawan tim Broncos.

“Sungguh kecelakaan yang mengerikan. Ya Tuhan, ini sangat sangat buruk,” ujar ketua tim hoki es Nipawin Hawks, Darren Opp.

Organisasi Hoki Kanada turut menyampaikan belasungkawa dan mengaku terpukul dengan kabar kecelakaan tersebut.

“Kami hancur. Komunitas hoki kami adalah keluarga yang erat. Kami akan bersama-sama mendukung satu sama lain di hari-hari mendatang, saat kami mengenang kembali mereka yang telah pergi,

mengingat mereka yang terluka dan mendukung mereka yang hidupnya selamanya berubah akibat tragedi ini,” tulis pernyataan Organisasi Hoki Kanada.

 

Baca Juga : Kecelakaan Tragis Dari Wahana Pemainan Di China

Kecelakaan Tragis Dari Wahana Pemainan Di China

Seorang pria di meninggal secara tragis setelah terlempar dari sebuah wahana permainan di China.

Korban tewas yang diketahui berusia 23, terjatuh dari wahana Flying Angle yang berputar 360 derajat, setelah sabuk pengaman yang dikenakannya tiba-tiba terlepas.

Dikutip dari News.com.au pada Selasa (24/4/2018), korban sempat bertahan dengan bergelantungan pada area pijakan kaki.

Para pengunjung yang melihat hal tersebut, langsung berteriak ‘lompat-lompat’ ke arah korban, seraya bersama membentuk barikade penyelamat.

Namun nahas, barikade penyelamat gagal menangkap korban, yang posisi jatuhnya meleset ke arah pagar pembatas wahana permainan.

Korban mengalami luka sangat serius di bagian kepala, dan kemudian mengembuskan nafas terakhir ketika dilarikan ke instalasi gawat darurat di rumah sakit terdekat.

Menurut laporan media, insiden tersebut terjadi di Xihu Park, sebuah taman rekreasi paling populer di kota Xuchang, Provinsi Henan, di bagian tengah China.

Hasil investigas yang dilakukan oleh Biro Pengawas Keselamatan Kota Xuchang, menyebut bahwa insiden itu murni disebabkan oleh malfungsi pada wahana permainan tekait.

Sementara itu, wahana The Flying Angle diketahui memiliki dua area lengan, yang masing-masing memiliki delapan kursi, dan dapat berputar hingga 360 derajat.

Kursi wahana itu terletak 19 meter di atas tanah ketika mencapai titik paling tinggi. Namun, tidak diketahui pasti di ketinggian berapa korban terlepas dari sabuk pengaman yang mengikatnya.

Pimpinan pengola Xihu Park mengatakan kepada media, bahwa mayoritas wahana permainan di sana dioperasikan oleh pengusaha individu yang menyewa lahan berpetak.

Saat ini, Xihu Park memiliki 20 wahana permainan berukuran besar, yang masing-masing operatornya dikenakan biaya sewa sebesar US$ 10.400 (sekitar Rp 145 juta) per tahun.

Operasional The Flying Eagle telah dihentikan akibat insiden fatal tersebut, dan Biru Pengawas Keamanan Kota Xuchang memerintahkan pengecekan total pada seluruh wahana permainan di Xihu Park.

Di waktu bersamaan, pihak kepolisian setempat juga tengah melakukan investigasi lebih lanjut terhadap kasus malfungsi tersebut.

Hingga saat ini pengelola

 

Baca juga : Detik-detik Kereta Api Sancaka Tabrak Truk

Penumpang Southwest Diberi Cek Rp 68 juta Usai Mesin Meledak

Sejumlah penumpang pesawat Southwest Airlines menerima cek sebesar US$ 5.000 (Rp 68,4 juta) usai insiden mesin meledak di udara dan satu penumpang tersedot. Cek itu diberikan bersama dengan surat permintaan maaf untuk insiden fatal yang menewaskan seorang penumpang wanita.

Mesin pesawat Southwest Airlines nomor penerbangan 1380 meledak di udara setelah 20 menit mengudara pada Selasa (17/4) waktu setempat. Saat itu pesawat sedang terbang dari New York menuju Dallas, Texas, Amerika Serikat (AS). Serpihan dari ledakan memecahkan kaca jendela dan membuat separuh tubuh salah satu penumpang, Jennifer Riordan, tersedot keluar. Riordan berhasil ditarik masuk ke kabin, namun dia meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit.

Seperti dilansir CNN, Sabtu (21/4/2018), pihak maskapai Southwest Airlines mengirimkan surat permohonan maaf ke para penumpang yang selamat dari insiden itu. Salah satu penumpang, Kamau Siwatu, mengaku dirinya menerima cek bersamaan dengan surat permohonan maaf itu.

“Kami menghargai Anda sebagai konsumen kami dan berharap Anda akan memberikan kesempatan kepada kami untuk mengembalikan kepercayaan Anda pada Southwest sebagai maskapai yang bisa Anda andalkan bagi kebutuhan perjalanan Anda,” demikian bunyi surat Southwest untuk Siwatu.

“Dalam semangat ini, kami mengirimkan kepada Anda sebuah cek sejumlah US$ 5.000 untuk menutupi kebutuhan finansial mendesak Anda,” imbuh isi surat Southwest itu.

Selain mendapatkan cek, para penumpang juga mendapat voucher perjalanan senilai US$ 1.000 (Rp 13,6 juta). Ada tiga penumpang yang mengaku menerima cek dari Southwest Airlines, kepada CNN. Diketahui bahwa ada 143 penumpang dan lima awak yang selamat dari insiden itu.

Dalam pernyataan terpisah, seperti dilansir Reuters, maskapai Southwest membenarkan pihaknya memang mengirimkan sejumlah cek dengan voucher perjalanan kepada para penumpang. Tidak disebutkan lebih lanjut apakah semua penumpang Southwest 1380 menerima cek yang sama.

“Kami bisa mengonfirmasi bentuk komunikasi dan sikap itu autentik dan tulus,” ucap Southwest Airlines dalam pernyataan singkatnya.

Lebih lanjut, pihak Southwest Airlines mengakui sedang mempercepat pemeriksaan mesin-mesin pesawat, terutama yang jenisnya sama dengan mesin yang meledak. Mesin yang meledak diketahui merupakan jenis DFCM56-7B yang diproduksi CFM International. Diperkirakan pemeriksaan mesin-mesin itu akan selesai dalam 30 hari ke depan. Saat ditanya status pemeriksaan mesin-mesin itu, Southwest menolak menjawab.

 

Baca juga : Detik-detik Kereta Api Sancaka Tabrak Truk

GAMPANGQQ | Detik-detik Kereta Api Sancaka Tabrak Truk

GAMPANGQQ | Detik-detik Kereta Api Sancaka Tabrak Truk

GAMPANGQQ | Detik-detik Kereta Api Sancaka Tabrak Truk
GAMPANGQQ | Detik-detik Kereta Api Sancaka Tabrak Truk

AGEN POKER – Kepala Kepolisian Resor Ngawi Ajun Komisaris Besar Polisi Pranatal Hutajulu mengklarifikasi bahwa korban tewas kecelakaan Kereta Api Sancaka versus truk proyek di KM 251+8 Kabupaten Ngawi Jawa Timur pada Jumat malam 6 April 2018 hanya satu orang yakni masinis kereta bernama Musthofa, warga Madiun.

Kemarin sempat diinformasikan korban MD (meninggal dunia) dua orang, kami klarifikasi korban meninggal cuma satu orang. Adapun korban luka berat satu orang, asisten masinis, kondisinya masih koma. Sekarang dirujuk ke RS Madiun,” kata AKBP Pranatal seperti dikutip dari laman Situs Agen Poker Terpercaya GAMPANGQQ Sabtu 7 April 2018.

Pranatal menjelaskan, total jumlah penumpang kereta nahas itu sebanyak 440 orang dan semuanya selamat. Hanya beberapa orang mengalami luka ringan, di antaranya karena tergores kaca jendela kereta api saat kepanikan melanda dan penumpang berebut keluar. “Semua penumpang sudah dievakuasi,” katanya.

Begitu lokomotif dan gerbong terguling setelah tertabrak truk proyek, jelas Pranatal, awak kereta menenangkan penumpang yang berada di dalam kereta. “Tapi mungkin karena lama menunggu di dalam, kepanasan, lalu panik dan berebut keluar. Sampai kaca jendela dipecah untuk keluar,” kata dia.

GAMPANGQQ | Detik-detik Kereta Api Sancaka Tabrak Truk
GAMPANGQQ | Detik-detik Kereta Api Sancaka Tabrak Truk

Sekira pukul 21.00 WIB, semua penumpang keluar dari dalam gerbong. Satu jam kemudian, sebanyak 150 penumpang lalu diarahkan petugas ke jalan tol yang berjarak sekira 500 meter dari lokasi kereta celaka. Dari tol mereka diangkut dengan bus bantuan dari KAI. “Evakuasi gelombang pertama ini diantar ke Polsek Widodaren (Ngawi),” kata Pranatal.

Satu jam kemudian, 290 penumpang dievakuasi dengan menggunakan gerbong kereta api menuju Sragen. Adapun lokomotif dan gerbong KA Sancaka sudah dievakuasi dari badan jalur ke pinggir dengan menggunakan alat berat crane. “Petugas KAI terus bekerja mensterilkan lokasi dan ditargetkan sore nanti jalur sudah normal lagi,” ujar Pranatal.

KA Sancaka bertabrakan dengan truk proyek bermuatan bantalan kereta di KM 251+8 Kedungbanteng-Walikukun, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, pada Jumat, 6 April 2018, sekira pukul 18.00 WIB. Akibat kejadian itu, lokomotif kereta terguling. Satu orang meninggal dunia, yakni masinis kereta bernama Musthofa, dan asisten masinis, Hendra, luka berat.

Baca Juga Artikel : Andrey Voytech Tewas di Gunung Merbabu

GAMPANGQQ | Detik-detik Kereta Api Sancaka Tabrak Truk
GAMPANGQQ | Detik-detik Kereta Api Sancaka Tabrak Truk