domino online

Gaya Baru Ahmad Dhani Di persidangan

Artis musik Ahmad Dhani mengaku takut gaya barunya akan ditiru Presiden Joko Widodo.
“Saya malah takutnya akan ditiru Pak Jokowi,” ujar Dhani di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Ampera Raya, Senin (23/4/2018).


Sebagai informasi, Dhani kali ini bergaya dengan mengenakan blangkon dan setelan jas hitam.

Ia mengenakannya saat menghadiri sidang lanjutan kasus ujaran kebencian yang menjeratnya di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.
Dhani mengatakan, alasannya menggunakan blangkon dan setelan jas karena ingin tampil keren.
“Jadi selama saya mencari di Google. Kok penampilan saya enggak ada yang keren.”
“Makanya saya akhirnya peduli sama penampilan saya, biar pas diketik di Google muncul foto keren,” ujar Dhani kepada awak media.
Dhani berujar, gaya tersebut akan menjadi ciri khasnya ke depan, entah saat akan bernyanyi ataupun acara lainnya.
Menurut Dhani, jika ada yang mirip dengan gayanya, itu bisa saja menirunya.
“Saya mau upload style ini, keren apa enggak? Nanti netizen akan mengomentari.”
“Ini kan style jas, dasi, jasnya model kuno. Blangkon rencana akan menjadi style saya ke depan.”
“Keren aja, karena belum ada yang niru,” ujar Dhani.

Adapun pada sidang Senin (23/4/2018) ini, Ahmad Dhani menjalani sidang lanjutan kasus ujaran kebencian dengan agenda pembacaan eksepsi atau nota keberatan dari dirinya selaku terdakwa menanggapi dakwaan jaksa penuntut umum (JPU).
Kuasa hukum Ahmad Dhani menyebutkan bahwa dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) tidak sesuai dengan hasil penyidikan kepolisian.
Hal itu diungkapkan oleh kuasa hukum Dhani, Hendarsam Marantoko mengatakan, dalam persidangan JPU menyebut dalam dakwaan sebelumnya bahwa saksi Suryopratomo Bimo mengunggah tiga tweet yang tulisannya dikirimkan Dhani melalui pesan WhatsApp.
Bimo merupakan salah satu admin Twitter yang dipekerjakan Dhani dan digaji Rp 2 juta per bulan.
Menurut Hendarsam, Dhani hanya mengunggah tweet satu saja pada 6 Maret 2018 dengan tweet berbunyi, “Siapa saja yang dukung Penista Agama adalah Bajingan yg perlu di ludahi mukanya_ADP”.
Sedangkan dua tweet lainnya, kata Hendarsam, bukan Dhani ataupun Bimo.
Kedua tweet itu diunggah pada 7 Februari 2017 bertuliskan, “Yg menistakan Agama si Ahok….Yang diadili KH Ma’ruf Amin….ADP” dan unggahan pada 7 Maret 2017 bertuliskan “Sila pertama KETUHANAN YME, PENISTA Agama jadi Gubernur…kalian WARS??–ADP”

“Bukan terdakwa yang menuliskan dan bukan juga saksi Suryopratomo Bimo, namun saksi lain yaitu ada tim medsos lainnya, yaitu saksi Rahmad Wardoyo dan saksi Memet Indrawan,” ujar Hendarsam.
Selain itu, Hendarsam menyayangkan bahwa JPU hanya menyebut Bimo saja sebagai seorang admin Twitter Dhani dalam surat dakwaannya.
Padahal, kata Hendarsam, masih ada admin lain di dalam proses penyidikan kepolisan, namun tidak diungkapkan dalam surat dakwaan.

“Uraian surat dakwaan JPU tidaklah berdasarkan fakta yang sebenarnya dan tidak Sejalan dengan hasil pemeriksaan pada tingkat penyidikan.”
“Hal demikian jelaskah akan menyulitkan posisi terdakwa dalam pembelaan,” kata Hendarsam.
Komentar Fadli Zon
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan bahwa kasus persidangan ujaran kebencian yang menjerat Ahmad Dhani merupakan pertaruhan bagi demokrasi Indonesia.
“Menurut saya ini kasus yang menarik. Pertaruhan bagi demokrasi kita,” kata Fadli yang menghadiri sidang Dhani di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Ampera Raya, Senin (23/4/2018).
Kasus Dhani diproses di pengadilan setelah adanya laporan terkait tiga tweet Dhani yang diduga menimbulkan kebencian.
Fadli pun menyayangkan kebebasan berpendapat malah tersandung kasus hukum.

Apa kasus ini terjadi agar masyarakat takut mengkritik pemerintah? Ini tidak boleh. Kan yang penting bertanggung jawab.”

“Apa yang disampaikan Mas Dhani juga masih dalam batas wajar. Banyak kasus kasus lain yang lebih parah, tapi tidak diekspos,” kata Fadli.

Kedatangan Fadli dalam persidangan kasus yang menjerat Dhani itu sebagai bentuk dukungan moril kepada temannya.

Menurut Fadli, tweet suami penyanyi Mulan Jameela itu tidak merendahkan siapapun.

“Menurut saya cuitan Ahmad Dhani tidak merendahkan siapa pun. Tapi kami hormati proses hukum dan tetap datang,” kata dia.

Dhani berterima kasih atas kedatangan Fadli.

Pentolan Republik Cinta Management itu merasa didukung Partai Gerindra.
“Saya kan bagian dari Gerindra. Pengacara juga dari Gerindra, jadi ada yang mem-back up saya di sini. Saya tidak sendiri,” ujar Dhani.
Sidang selanjutnya adalah tanggapan dari JPU atas eksepsi dari pihak Ahmad Dhani.

 

Baca juga : Pidato Rasis Anies Baswedan Sungguh Aib Bagi Bhinekka Tunggal Ika. Malah Ngeles Lagi! Sudah Ya…

GAMPANGQQ | Jelang Sidang, Ahmad Dhani ke Luar Negeri

GAMPANGQQ | Jelang Sidang, Ahmad Dhani ke Luar Negeri

GAMPANGQQ | Jelang Sidang, Ahmad Dhani ke Luar Negeri
GAMPANGQQ | Jelang Sidang, Ahmad Dhani ke Luar Negeri

AGEN DOMINO – Musisi Ahmad Dhani yang juga sudah ditetapkan tersangka atas dugaan ujaran kebencian melalui media elektronik akan menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada Senin 16 April 2018.Namun, menjelang sidang, suami dari Mulan Jameela ini diketahui pelesiran ke luar negeri.Dari informasi yang diterima, Ahmad Dhani berlibur mulai tanggal 7 hingga 15 April 2018.Pentolan grup musik Dewa 19 ini pelesiran ke Jordania dan Yerussalem.

Menanggapi itu, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Polisi Indra Jafar enggan berkomentar. Menurutnya, kasus yang menjerat Ahmad Dhani bukan kewenangan pihak Kepolisian lagi. Namun, sudah menjadi tanggung jawab pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan sejak berkas kasusnya dinyatakan P21 atau lengkap.

Kalau pencekalan saya belum nanya, memang kasus ini sudah diserahkan dan sudah P21 di Kejaksaan, jadi kita anggap ya dalam penguasaan Kejaksaan,” kata Indra di Mapolda Metro Jaya seperti dikutip dari laman Situs Agen Poker Terpercaya GAMPANGQQ Selasa 10 April 2018.

Indra melanjutkan, tentu pihak Kejari Jakarta Selatan punya pertimbangan sendiri tidak melakukan pencekalan. Tentu salah satu pertimbangannya, karena selama ini Ahmad Dhani sangat kooperatif.Saya pikir, beliau sangat kooperatif lah untuk menyelesaikan proses kasus ini,” katanya.

GAMPANGQQ | Jelang Sidang, Ahmad Dhani ke Luar Negeri
GAMPANGQQ | Jelang Sidang, Ahmad Dhani ke Luar Negeri

Sementara itu, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati DKI Jakarta, Nirwan Nawawi mengatakan, permasalahan pencekalan seorang terdakwa merupakan wewenang dari Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Ia pun enggan memastikan apakah ada surat pencekalan dari pihak Kejari Jakarta Selatan

Terkait hal itu, coba konfirmasi ke wilayah dalam hal ini Kejari Jaksel. Karena, proses selama sejak diterimanya Ahmad Dhani menjadi terdakwa pada saat tahap dua hingga sampai persidangan itu berada di tangan Kejari Jaksel,” ucapnya.Seperti diketahui, kasus itu berawal saat suami Mulan Jameela itu memposting pernyataan di akun Twitter-nya, saat menjelang Pilkada DKI Jakarta, yang intinya menyebut para pendukung Basuki Tjahaja Purnama, alias Ahok bajingan dan perlu diludahi mukanya.

Akibatnya, pendukung Ahok tersinggung dan melaporkan Ahmad Dhani. Bapak empat anak itu dilaporkan oleh Jack Boyd Lapian yang juga pendiri BTP Network ke Polda Metro Jaya pada Kamis 9 Maret 2017 silam. Meski kemudian, perkara tersebut dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Berkas kasus Ahmad Dhani dinyatakan lengkap dan dilimpahkan ke Kejari Jakarta Selatan pada Senin 12 Maret lalu. mantan suami Maia Estianty itu diduga melanggar Pasal 28 Ayat 2 juncto Pasal 45 Ayat 2 Undang-undang RI Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Baca Juga Artikel : Miras Cicalengka Diduga Berbahan Spiritus

GAMPANGQQ | Jelang Sidang, Ahmad Dhani ke Luar Negeri
GAMPANGQQ | Jelang Sidang, Ahmad Dhani ke Luar Negeri

GAMPANGQQ | Tionghoa Muslim Tuntut Sri Bintang

GAMPANGQQ | Tionghoa Muslim Tuntut Sri Bintang

GAMPANGQQ | Tionghoa Muslim Tuntut Sri Bintang
GAMPANGQQ | Tionghoa Muslim Tuntut Sri Bintang

AGEN DOMINO – Pihak kepolisian memeriksa Ketua Umum Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Ipong Hembing Putra sebagai pelapor Sri Bintang Pamungkas atas tuduhan menyebarkan informasi yang menimbulkan SARA di media sosial.

Ucapan Bintang yang dilaporkan itu terekam dalam video yang berada di YouTube pada Februari 2017. Ipong mengatakan, pemeriksaan yang baru saja dijalaninya itu merupakan yang pertama sejak laporan yang dibuatnya Kamis 29 Maret lalu.

Ipong juga membawa sejumlah barang bukti berupa video ucapan yang dilakukan Sri Bintang dan sejumlah nama saksi. “Saya memberikan keterangan tambahan serta menyerahkan bukti dan saksi kepada penyidik untuk ditindaklanjuti,” ujarnya di Mapolda Metro Jaya.

Ipong mengatakan, pernyataan Sri Bintang telah merugikan pihaknya sebagai muslim Tionghoa yang berada di Indonesia. Menurut dia, Sri Bintang sebagai seorang tokoh seharusnya dapat mengayomi dan membimbing muslim Tionghoa.

Seorang Tionghoa yang mau masuk muslim itu resikonya besar, dijauhi oleh keluarga, teman, saudara, ada yang sampai tidak diakui sebagai anak oleh orang tuanya. Sebagai orang muslim apalagi mualaf kami perlu banyak belajar seharusnya dibimbing, dibina, dan diarahkan kami ini,” katanya.

Laporan itu bernomor LP/1698/III/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 29 Maret 2018. Dengan ancaman jeratan Pasal 28 ayat 2 Juncto Pasal 45A ayat 2 Undang-undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE.

Kami tidak terima fitnah yang disampaikan saudara Sri Bintang Pamungkas bahwa Presiden Jokowi dihina dengan mengatakan ‘Presiden Jokowi Islamnya berpura-pura,” kata Ketua Umum PITI, Ipong Hembing Putra di Markas Polda Metro Jaya Kamis 29 Maret 2018.Kata dia, perkataan Sri Bintang diucapkan dalam sebuah diskusi yang viral di YouTube pada Februari 2017. Ipong mengaku kecewa dengan perkataan Sri Bintang soal mereka orang Tionghoa yang masuk agama Islam adalah pura-pura.

Oleh karena itu, kami sebagai orang-orang Tionghoa Indonesia yang beragama Islam sangat keberatan dengan fitnah yang dilakukan saudara Sri Bintang. Untuk itu kami laporkan yang bersangkutan ke Polda Metro Jaya atas pencemaran nama baik, dan fitnah,” ucapnya seperti dikutip dari laman Situs Agen Poker Terpercaya GAMPANGQQ.

Lebih lanjut dia meminta Sri Bintang segera melakukan klarifikasi. Ia juga meminta Sri Bintang menyampaikan maaf atas pernyataannya tersebut.Kami masih menunggu iktikad baik saudara Sri Bintang Pamungkas dan memberi klarifikasi dan permintaan maaf secara nasional kepada masyarakat muslim Tionghoa Indonesia,” kata dia.

Baca Juga Artikel : Miras Oplosan Yang Bunuh Banyak Orang

GAMPANGQQ | Tionghoa Muslim Tuntut Sri Bintang
GAMPANGQQ | Tionghoa Muslim Tuntut Sri Bintang